Mati aku, mengingatmu. Dikau yang menghancurkan aku. Kau serahkan kepadanya, hatimu yang terindah. Akhirnya dialah yang menangkan hatimu. Bila malam tiba aku selalu bertanya tanya, apa yang kau lakukan bila kau disampingnya? Mengharap cinta yang tak semestinya ku harapkan. Tuhan, tolonglah aku. Sakit aku, melihatmu jatuh kedalam pelukannya. Hancur aku, dalam sendu. Aku hanya sendiri, ditepi mimpi kelam sejuta bayangmu. Walau mimpi telah mati, takkan ku coba tuk mengakhiri hidup ini.


0 bla bla bla:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.